Respawn Entertaiment, selaku developer Apex Legends  mengungkapkan bahwa mereka telah mem-ban sekitar 355.000 akun cheater Apex Legends. Sebagaimana disebutkan dalam postingannya di reddit pada Sabtu(9/3) mengenai cheater yang mereka temukan.

Terlihat bahwa mereka sangat terbantu dengan layanan anti cheat pihak ketiga bernama Easy-Anti-Cheat dan mengungkapkan adanya 355.000 akun cheater Apex Legends.

Akun Apex Legends di-Ban
sumber : reddit.com

Dalam postingannya di reddit tersebut Pihak Respawn menyebutkan bahwa “Layanan ini telah bekerja dengan sangat baik, tapi perjuangan melawan para cheater adalah sebuah pertempuran yang membuat kami harus terus beradaptasi dan terus selalu waspada. Kami menganggap cheat adalah masalah yang serius, karena kami sangat peduli dengan para pemain Apex Legends”.

Upaya Respawn Melawan Akun Cheater Apex Legends

Respawn Entertaiment tidak semudah itu menyerah pada cheater, apalagi setelah apa yang terjadi, mereka melakukan beberapa upaya pencegahan diantaranya:

  1. Menjangkau dan bekerjasama dengan para ahli yang berasal dari dalam atau pihak luar EA dengan harapan dapat belajar lebih jauh untuk menangani para cheater;
  2. Meningkatkan tim anti-cheat sehingga memiliki anggota yang lebih berkualitas;
  3. Tambahan fitur laporan pada PC untuk melaporkan jika ada terjadi kecurangan. Laporan tersebut akan langsung dikirim ke layanan Easy-Anti-Cheat.

Easy-Anti-Cheat adalah layanan anti-cheat pihak ketiga yang bertugas mencegah dan memberantas kecurangan dalam game multiplayer PC.

Setelah ada kabar ini, harus kita sadari bahwa Respawn sangat peduli dengan apa yang terjadi dengan Apex Legends. Mereka tidak ingin kehilangan para pemainnya hanya karena game ini dirusak oleh para cheater.

Selain kabar Akun Cheater Apex Legends yang di-Ban, banyak juga kabar yang disampaikan Respawn, diantaranya alasan mereka tidak menambahkan Fitur Reconnect. Mereka menyampaikan bahwa mereka mendengar saran dari player untuk menambahkan fitur ini, tapi untuk saat ini belum bisa dipenuhi karena alasan ditakutkannya penyalahgunaan oleh pengguna, serta mereka sampaikan sumber daya yang diperlukan untuk membangun, menguji, dan merilisnya lebih baik digunakan untuk memperbaiki masalah stabilitas sehingga fitur tersebut tidak diperlukan.


Like it? Share with your friends!

Abdul Latif

Comments

error: Content is protected !!